Toko Buku Online puspri.com cara mudah beli buku dengan harga diskon, buku Intelijen (INTEL INDONESIA MOSSAD CIAdll) dan buku Karl May
cara mudah beli buku diskon, buku Intelijen (INTEL INDONESIA MOSSAD CIAdll) dan buku Karl May HomeHow to BuySite MapAbout UsContact Us
0 item
Hitung Ongkos kirim:
Total belanja: Rp Kota/Wilayah :
Ongkos kirim:

Pembayaran (termasuk ongkos kirim) disampaikan melalui transfer atau setor tunai ke:

BCA KCP Bintaro Sektor 3
a/n: Pandu Ganesa
a/c no 474 0646953

Sertakan nama sesuai pendaftaran ketika mentransfer/setor tunai. Lama pengiriman barang 2 hingga 5 hari kerja (tergantung jarak).

6 user sedang online
Anda pengunjung ke-65,720
Search:
27 Februari 2010
Mossad Sering Palsukan Paspor Australia
KOMPAS, Sabtu, 27 Februari 2010 | 04:17 WIB Sydney, Jumat - Badan intelijen Israel, Mossad, telah secara berkala memalsukan paspor Australia untuk mata-matanya. Demikian dikatakan seorang mantan agen Mossad, Kamis (25/2). Kemarahan terus meningkat atas penggunaan dokumen perjalanan asing untuk sebuah pembunuhan. detail

» index berita
Indokarlmay
Toko Winnetou

Fiksi

#1 of 1 | Prev - Next
Bookmark and Share

The Va Dinci Cod

The Va Dinci Cod
Description
Pengarang: A.R.R.R. Roberts (Adam Roberts)
Tebal: 164 halaman
ISBN: 979393014-4

Menggunakan darahnya sendiri, pria sekarat itu telah menuliskan satu kalimat dengan huruf-huruf berwarna merah berleleran. Kalimat itu sungguh pernyataan penting:

THE CHATHOLIC CURCH MENYURUH ORANG MEMBUNUHKU!

Sepanjang detik-detik yang terasa lama, Donglan memelototi pesan misterius itu. "Itu Doktor Donglan," kata Tash, "yang menyebabkan kami memanggil Anda malam-malam begini. Pesan misterius itu." "Pesan itu mungkin sebentuk anagram, " kata Robert. "Kami penasaran akan pesan itu," sahut Tash. "Bisa mengurainya?" Donglan tersenyum. "Tentu saja. Itu kan keahlianku," katanya. Ia mencoba menambahkan dengan kalimat "Aku ahli anagram", tetapi malah mengatakan "aku amanana manna" dan "aku anamanna" lalu berhenti.

Baca selengkapnya Bab 1

THE VA DINCI COD
Parodi Pinter-Keblinger Novel Kontroversial


Dalam dua tahun terakhir tak diragukan lagi novel kontroversial yang paling laris dan menghebohkan seluruh dunia adalah The Da Vinci Code karya Dan Brown. Isi novel yang menceritakan berawal pada sebuah pembunuhan di Museum Louvre, Paris, berkembang ke pengungkapan rahasia terbesar tentang hubungan antara Yesus Kristus dengan Maria Magdalena.
Bagi pembaca berwawasan dewasa, sudah jelas Brown menyebut karyanya sebuah novel, karuan saja fiksi, hingga kebenarannya usah dipercaya. Tak urung banyak orang menjadi rada goyah imannya dan menduga penuturan Brown sebagai kebenaran, tak lain tak bukan karena ketrampilannya sebagai pendongeng kelas wahid disertai fakta-fakta setengah benar setengah rekayasa namun ditulis dengan sangat meyakinkan.

baca resensi selengkapnya..

Wawancara:
"Parodi Harus Lebih Asyik Ketimbang Karya Asli", Adam Roberts Penulis Novel Parodi Va Dinci Cod

Tidak lama setelah novel fenomenal Da Vinci Code (2004) karya Dan Brown terbit, beragam karya 'tandingan'- nya muncul di pasaran. Mulai dari tulisan ilmiah yang membantah seluruh hipotesa dan 'kegilaan' Brown, hingga olok-olok semacam parodi. Di antara sekian karya 'tandingan' itu, Va Dinci Cod termasuk yang mencorong. Ditulis oleh Adam Roberts, novel ini mem-parodikan seluruh isi novel.

Dari alur sampai tokohnya. Tidak sekadar menjadi parodi, novel ini kemudian dengan lincah melompat menjelajahi dunia fiksi ilmiah. Mengajak pembaca berandai-andai tentang teori penciptaan semesta. Setahun setelah muncul di pasaran, novel ini sudah diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa, termasuk Indonesia. Di Indonesia novel ini diterjemahkan akhir tahun silam oleh penerbit Pustaka Primatama.

Di luar Va Dinci Cod, Profesor Sastra Abad ke 15 Royal Halloway University, London, Inggris yang berusia 40 tahun ini sudah menelurkan banyak novel. Sebagian di antaranya parodi dari fiksi ilmiah dan fantasi epik terkenal, termasuk parodi karya Tolkien dan sekuel Star Wars karya George Lucas. Sementara sebagian lainnya adalah karya orisinal (novel, novelet, karya bertema fiksi ilmiah, dan esai fiksi ilmiah dan sastra Inggris klasik).

Lewat serangkaian obrolan surat elektronik, peraih gelar doktoral untuk disertasi karya Robert Browning dari Cambridge University ini menjawab pertanyaan panjang Ruang Baca Tempo. Dengan manis, pria yang mengisi waktu luangnya dengan menggambar sketsa ini mengawali obrolan dengan permintaan maaf karena terlambat membalas surat elektronik dan berterima kasih karena pujian yang memabukkan dan merontokkan jiwa."

Berikut petikan wawancara panjang dengan pelahap karya Charles Dickens dan pujangga Inggris John Keats yang dikutip dari Ruang Baca edisi cetak TEMPO.

Untuk mengetahui langsung ikuti link berikut..



Home | How to Buy | Site Map | About Us | Contact Us

© 2010 Pustaka Primatama
Jl. Beruang Raya 28A | Kampung Peladen Pondok Bintaro | Ciputat 15225   INDONESIA
Ph. +62 - 21 - 7373 725 | Fax +62-21 - 7373 724 | email: puspri1@big.net.id